BISA APA KAMI????
Membuka Wa
dipagi hari yang sangat cerah saya terkejut mendapat wa dari teman saya beliau
pernah bekerja di Korea beliau juga lulusan UGM jurusan sastra . sekarang
beliau bekerja di salah satu instansi di Bengkulu. Bro, boleh invest sedikit,
tanya nya kepada saya. Mendadak teh yang baru saya buat saya tinggalkan dan
langsung ke meja kerja saya, saya mulai menganalisa sahabat saya ini, beliau
orang yang sangat care dan baik saya mulai berpikir menurut saya bukan soal untung dan uang semata saja yang
ada pada pada sahabat saya tersebut untuk invest di salah satu unit usaha yang
saya kelola, lebih jauh saya menganalisa beliau mungkin berpikir turut serta
dalam pembangunan itu yang utama yang ada dalam pikiranku.
Di suatu waktu
di salah satu wa group sahabat, saya
menggantung pertanyaan dari sahabat saya. Menjawab salah satu sahabat saya juga yang menanyakan
apa yang kami bisa bantu untuk Bengkulu bro. beliau bekerja di salah satu
lembaga OJK di Indonesia ini. otak saya yang terbiasa meraba masa depan ini pun
langsung berputar seperti berputarnya roler koster. Saya pun terdiam sejenak ,
sahabat saya suatu saaat pasti menjadi pimpinan tempat mereka bekerja seperti
bank , pasti menjadi pimpinan lembaga keuangan. Dan mohon maaf kami berusaha
menghindari bank bukan masalah riba nya karena bagi kami membuat pusing
cicilannya.he..he…dan juga tidak seiring dengan konsep sharing ekonomi yang
kami deklarasikan. Saya pun berpikir sahabat saya tersebut pasti memimpijn lembaga tempatnya bekerja dan
tidak memiliki waktu banyak untuk bergerak dalam bidang wirausaha sekilas saya
cerita sedikit mengenai usaha yang kami jalani.
Sisi kiri kami
membangun dengan konsep pembangunan fisik yaitu usaha dibidang property dan
makanan. industry property dan makanan plus
minuman menurut saya industry strategis yang harus dikuasi oleh masyarakat
bengkulu terutama, agar daerah kita mulai dari komoditas sampai kepada bahan
jadi mesti dikuasai.maklum kalau semua makanan import dari daerah lain akan
miskin terus Bengkulu.
Sisi kanananya
kami membuat usaha dengan investasi perut ketas alias di dunia penddikan mohon
maaf ya bukan perguruan tinggi atau pun sekolah formal. Mohon maaf bukan
mengejek perguruan tinggi yang sedikit sekali menghasilkan alumni yang siap
mental untuk berwirausaha. kami melakukan
pendekatan dengan pendekatan pendidikan keterampilan . pendidikan bagi kami pendidikan ibarat
software nya ketiika software ini salah koding maka apapun yang diperintahkan
oleh software tidak akan berjalan dengan baik oleh sebab itu kami mendirikan Hssconsulting
yang bertugas untuk menjngkatan seflempowerment atau pengembangan diri
masyarakat.
Sedangkan di
akademi wirausaha aktiva itu ada 3 kompoenen keterampilan pelengkapnya yaitu
softskill, hardskiill dan konsepetual skill dimana mengharuskan seseorang
memilki 3 keterampilan utama sebagai bekal menuju persaingan yang berdaya
saing. Di pagi yang cerah itu membuat badan saya lebih semangat membayagkan
pembangunan daerah Bengkulu yang dimulai dari kecil ini sangat berpengaruh
untuk masyarakat Bengkulu. Bengkulu Maju.
Penulis :
Mas Wowok
Founder
Akademi Wirausaha Aktiva
Founder
HSSConsulting
Komentar
Posting Komentar