OUTLOOK PROPERTI 2025 Oleh Masdi Haribowo (Bidang X BPD HIPMI Bengkulu dan Anggota REI)


Mengawali 2025 merujuk Data 24 juta warga hidup di hunian tak layak , 10 juta belum memiliki hunian. Menurut Direktur Utama Bank BTN. (sumber : detik.com).  jumlah backlog perumahan terus meningkat sejalan dengan pertambahan jumlah rumah tangga  baru dan juga rumah tidak layak huni menjadi tantangan dalam sektor property kedepan.

sektor properti di 2025 memiliki peluang untuk bertumbuh mengingat saat ini sudah ada kementerian khusus yang berfokus pada perumahan rakyat yakni Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Selain itu, adanya regulasi baru dan sederet insentif dari pemerintah juga dapat mendorong peningkatan penjualan properti di Indonesia.

Insentif dari pemerintah serperti adanya insentif pajak seperti pembebasan PPN yang dipertahankan   dan BPHTB untuk rumah bersubsidi, juga dengan adanya bantuan uang muka  pada tahun lalu dinilai sebagai langkah yang baik untuk untuk meningkatkan daya beli masyarakat untuk membeli rumah. Disatu sisi Tantangannya adalah apakah program 3 juta rumah apakah akan dapat dilaksanakan dengan APBN 2025 juga sejumlah tantangan seperti ada rencana perubahan komposisi pembiayaan subisidi pemerintah dari semula 75 : 25 dengan perbankan kemudian direncanakan berubah menjadi 50 : 50.

Berbagai tantangan dan hambatan sektor property secara nasional seperti inflasi , perang global yang berakibat krisis global dan tekanan pada nilai mata uang rupiah menjadi tantangan sektor property secara nasional. Namun optimisme pertumbuhan sektor property terpacar karna secara nasional sektor property ini menggerakan 150 sektor terkait jadi dengan ini bisa dikatakan sektor property menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi yang mesti menjadi perhatian pemerintah dengan berbagai program ke depan.

Untuk di Bengkulu, sektor property dan kontruksi juga menyumbang peran strategis bagi pembangunan Bengkulu. Kontruksi menurut bps 5.04% pertumbuhan per tahun di Bengkulu. bagaimana peran pemerintah segera untuk penyesuaikan regulasi berkaitan dengan BPHTB yang Gratis untuk Rumah bersubsidi. Dengan kenaikan harga tanah dari tahun ketahun untuk regulasi luas kavling tanah untuk perumahan bersubsidi juga bisa diatur Kembali, kemudian pemanfaatan ruang yang semakin berkurang menjadi tantangan untuk pengusaha developer dalam pengembangan di Kawasan perkotaan.

Potensi rumah komersial di Bengkulu menjadi menarik untuk ditawarkan dikarenakan Lokasi tanah yang terbatas dan strategis di pusat kota menjadi kebutuhan untuk dikembangkan sementara pengembangan perumahan khususnya subsidi terus bergeser ke arah pinggiran kota.

Untuk potensi rumah mewah di atas harga 1 M masih dalam potensi melambat secara nasional seperti halnya di daerah karna jumlah orang dengan pendapatan lebih dari 30 juta perbulan di daerah juga terbatas dan dalam hal kepemilikan rumah dengan penghasilan besar juga belum tentu mau membeli rumah mewah dikarenkan beberapa factor seperti perawatan dll.  Untuk pajak rumah mewah dengan PPN 12% tidak berlaku untuk rumah dibawah 30 M. namun dalam hal ini rumah mewah menjadi prestise sendiri dan kalangan tertentu sebagai segmen konsumen untuk rumah mewah.

 Peran pemerintah dan stakeholder terkait sangat ditunggu untuk peningkatan daya beli juga berbagai tantangan sektor property dan permukiman. Dengan berbagai kebijakan seperti naiknya UMR dengan UMR naik sangat mendongkrak daya beli Masyarakat tidak hanya rumah, seperti juga insentif Listrik dan program-program pemerintah makan bergizi menurut hemat kami itu sangat baik mendorong pertumbuhan daya beli.

Sektor property khsusunya perumahan adalah kebutuhan dasar masusia selain pangan dan sandang, dengan adanya Kementerian khsusus perumahan dan permukiman juga program-program pemerintah yang sangat baik dalam meningkatkan daya beli. Penulis optimis sektor property akan mengalami pertumbuhan yang signifikan dari tahun sebelumnya.

Penulis : Masdi Haribowo

Pengurus BPD HIPMI BID X

Anggota REI Bengkulu




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berbagai profesi di Industri Real Estate

PENGHASILAN TAMBAHAN JADI FREELANCE DI AGEN RESMI BENGKULU PROPERTI

PERTUMBUHAN KAWASAN PERUMAHAN SEJALAN DENGAN PERMINTAAN PERUMAHAN DI KOTA BENGKULU